Perawat Mengakui Dipecat Karena Jilbab
Thursday, 13 November 2008 00:52
 Bekasi: Wine Dwi Mandela, perawat bagian fisioterapi Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat, menguatkan alasan pemecatan dirinya karena mengenakan jilbab. Wine menceritakan, pemecatan itu terjadi pada 21 April, ketika dirinya pulang menunaikan ibadah Umrah. Saat masuk kerja dia mengenakan jilbab, tetapi dilarang manajemen. Wine menolak menolak membuka jilbab, dan diminta mengundurkan diri. Wine setuju, dan menulis surat pengunduran diri dengan alasan memakai jilbab saat bekerja. Oleh manajemen Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat, Wine dinilai terlalu ekstrim dan diminta merevisi surat tersebut. Wine menulis ulang surat tetapi tidak menuliskan alasan apapun dalam surat pengunduran dirinya. "Pihak rumah sakit lalu merampas semua perangkat kerja saya," katanya. "Mulai dari kart pengenal, sampai rekening gaji minta ditutup," katanya.
Read more...
|
Terseret Krisis, 7.600 Pekerja Dirumahkan
Wednesday, 12 November 2008 00:58
 JAKARTA - Dampak krisis keuangan global yang melanda dunia dewasa ini sangat dirasakan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia. Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi mencatat sedikitnya 7.600 pekerja telah dirumahkan. "Mereka berasal dari enam perusahaan di bidang manufaktur, perkayuan, dan garmen," ujar Menakertrans Erman Suparno di sela-sela Rakornas Kesalamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (11/11/2008).
Read more...
Ketentuan Memiliki NPWP Terlalu Cepat
Wednesday, 12 November 2008 00:50
 YOGYAKARTA, SELASA - Ketentuan bahwa mulai 1 Januari 2009 wajib pajak harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak kalau tidak mau terkena tambahan pajak, dirasa terlalu cepat. Ketentuan tersebut sebaiknya ditunda minimal satu tahun, atau sampai terbangun citra positif instansi perpajakan di benak masyarakat. Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Yogyakarta Nanang Ismuhartoyo, Selasa (11/11). Instansi perpajakan masih dianggap daerah basah karena banyak masyarakat tak tahu ke mana dan untuk apa penggunaan uang pajak. Instansi perpajakan, diakui dia, tentu sudah berbenah sejak lama untuk menghapus citra negatif itu. Namun memang perlu waktu lama untuk membangun citra positif, dan itu bukan perkara mudah. Sosialisasi dan upaya pen dekatan harus terus digencarkan, ujarnya.
Read more...
Muhaimin Siap Masuk Bursa Capres-Cawapres
Tuesday, 11 November 2008 15:21
 Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyatakan siap masuk dalam bursa calon presiden (Capres) atau calon wakil presiden (Cawapres) pada Pemilihan Umum 2009. "Kalau persoalannya siap atau tidak, saya siap," kata Muhaimin saat menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela Simposium Nasional dan Musyawarah Kerja Nasional PKB di Jakarta, Selasa. Namun, kata wakil ketua DPR RI itu, untuk maju sebagai calon, entah Capres atau Cawapres, sebelum memutuskan ia perlu melakukan shalat minta petunjuk (istikhoroh) dulu dan meminta persetujuan lima orang kiai dan beberapa pengurus DPP PKB.
Untuk Capres atau Cawapres yang bakal diusung, kata Muhaimin, PKB akan menjaring nama-nama dari internal partai dan dari luar. Yang penting, para calon itu harus sesuai dengan kriteria yang ditetapkan PKB.
Read more...
Banjir 1 Meter Rendam 52 Rumah di Sukabumi
Tuesday, 11 November 2008 15:17
SUKABUMI - Sekira 52 rumah warga di Kecamatan Tegalbuleud dan Kecamatan Cireunghas di Sukabumi, Jawa Barat terendam banjir, setinggi lebih dari satu meter. Banjir ini akibat luapan sungai yang membentang di dua kecamatan tersebut.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, dari 52 rumah yang terendam banjir, sebanyak 37 di antaranya tersebar di Kampung Cibeureum, Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud. Dari jumlah tersebut, sebanyak 33 rumah di antaranya rusak ringan dan empat rumah lainnya rusak sedang akibat digenangi lumpur. Sedangkan 15 rumah korban banjir lainnya berada di Kampung Cilangla, Desa atau Kecamatan Cireunghas.
Read more...
|
|
|
|
Page 4 of 5 |