JAKARTA, KAMIS — Lantaran memiliki segudang pekerjaan rumah yang tak hentinya mengalir, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya lupa akan hari. Saat membuka acara konferensi nasional dan pameran bertajuk "Kearifan Lokal Perempuan Indonesia Menuju Ketahanan Pangan Keluarga" di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (13/11) pagi, di hadapan kaum perempuan yang sebagian besar terhimpun dalam dharma wanita, SBY lupa bahwa telah memasuki hari Kamis.
"Sekarang hari apa ini?" tanya Presiden Yudhoyono di hadapan peserta acara.
Sontak, peserta pun menjawab dengan lugas pertanyaan SBY yang saat itu tengah menjelaskan perihal ketahanan pangan dan pengamanan krisis keuangan global oleh Pemerintah Indonesia. "Kamis, Pak!" jawab peserta yang terdengar tak kompak itu.
Menerima jawaban tersebut, Presiden Yudhoyono pun memberi komentar atas jawaban peserta acara tersebut.
"Kalau presiden sudah lupa hari sudah betul itu karena Sabtu dan Minggu pun kita anggap Senin-Selasa. Ini karena kita mempunyai banyak pekerjaan yang semua memerlukan kerja keras," urainya yang disambut senyum lebar sejumlah peserta.
Tak ingin terlelap pada obrolan tersebut, buru-buru Presiden Yudhoyono mengingatkan peserta untuk kembali ke topik masalah yang diagendakan panitia acara.
"Kita sampai mana tadi ya?" tanya SBY kembali sambil mencoba mengingat pidato yang baru saja dilakoninya.
















